hapidzfadli: Membangun dan Menjalankan Program Kotlin
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Membangun dan Menjalankan Program Kotlin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membangun dan Menjalankan Program Kotlin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 September 2020

Langkah Pertama Menjalankan Program Kotlin

Langkah Pertama Menjalankan Program Kotlin

Pada artikel sebelumnya kita sudah menginstal tools untuk memulai mencoba menjalankan program kotlin. Dengan adanya tools tools ini dapat membantu kita untuk mempermudah mengembangkan program kotlin seperti tools IDE yang mempercepat kita ketika menulis kode program. meskipun hanya dengan text editor dan build biasa saja kotlin sudah bisa di jalankan.

Membuat Program Kotlin Dengan Gradle

Untuk membuat program dengan gradle pastinya kita harus menginstal dulu gradle nya, untuk proses instalasinya ada pada artikel sebelumnya. Jika sudah menginstalnya kita dapat menggunkan plugin yaitu Gradle Init Build Plugin. Untuk menjalankan plugin ini silahkan buka command prompt atau terminal, lalu arahkan ke folder project dan tuliskan gradle init seperti pada gambar berikut:

Selanjutnya Terminal akan menampilkan jenis jenis proyek yang akan kita pilih. Karena kita akan membuat project aplikasi pilih tipe application. Untuk memilihnya silahkan ketik angka sesuai dengan daftar aplikasinya. Silahkan masukan angka 2 kemudian enter.

Setelah itu kita harus memilih bahasa yang akan kita gunakan. Karena kita akan menggunakan kotlin silahkan masukan angka 4 untuk memilih kotlin, kemudian enter.

Berikutnya masukan nama project dan package name yang akan di gunakan. Disini saya memasukan kotlin-starter sebagai nama proyek dan com.sukacode.kotlin sebagai package name. 

Nah, sampai disni kita sudah memiliki project yang sudah di buat. Ada beberapa folder yang berada dalam project kita berikut strukturnya:


Mari kita bahas satu persatu struktur nya

Gradle Wrapper

Dalam folder ini kita akan menemukan 2 buah folder yaitu gradle-wrapper.jar dan gradle-wrapper.properties. Berkas Wrapper JAR merupakan sebuah library yang berisi kode untuk mengunduh distribusi Gradle. Sedangkan gradle-wrapper.properties adalah sebuah properti yang bisa kita gunakan untuk mengkonfigurasi behaviour dari Wrapper runtime seperti mengatur versi Gradle dari proyek dll.

Build Scripts

Dalam project ini juga terdapat 2 (dua) berkas gradle scripts yaitu settings.gradle.kts dan build.gradle.kts. Kedua berkas tersebut merupakan Gradle Kotlin DSL yang bisa kita gunakan untuk mengatur konfigurasi dari Gradle.

Source (src)

Terdapat dua folder dalam folder ini yaitu main dan test. Folder main merupakan folder utama tempat di mana kita meletakkan berkas kode dan resources lainnya. Di dalam folder main terdapat folder Kotlin, lalu di dalam Kotlin terdapat package name dari proyek kita yaitu com.sukacode.kotlin. Pada package name ini lah kita bisa menambahkan berkas kode nantinya. Untuk saat ini kita sudah memiliki 1 berkas yang diberi nama App.kt:

1.	/*
2. * This Kotlin source file was generated by the Gradle 'init' task.
3. */
4. package com.sukacode.kotlin
5.
6. class App {
7. val greeting: String
8. get() {
9. return "Hello world."
10. }
11. }
12.
13. fun main(args: Array) {
14. println(App().greeting)
15. }

Folder test berisi berkas berkas untuk pngujian aplikasi. Di dalam nya terdapat package name proyek kita dan berkas AppTest.kt yang merupakan berkas pengujian. Semua kodenya di buat secara otomatis ketika kita membuat program dengan gradle.

Menjalankan Program Kotlin Dengan Gradle

Untuk menjalankan project yang sudah kita buat cukup mudah. Kalian tinggal mengetikan gradle run pada project yang sudah di buat berikut contohnya:

Selesai kita sudah menjalankan program dengan gradle. Pada artikel selanjutnya kita akan menjalankan program kotlin menggunakan intelliJ Idea.

Senin, 31 Agustus 2020

Instalasi IntelliJ IDEA OS Windows Linux dan Mac

Instalasi IntelliJ IDEA OS Windows Linux dan Mac


Pada artikel kali ini saya akan memandu kalian untuk menginstal sebuah IDE yang cukup hebat yakni IntelliJ IDEA. Untuk kalian yang sering ngoding pakai bahasa kotlin dan java mungkin sudah tidak asing lagi dengan Intellij IDEA. IDE ini memiliki dua versi yakni versi Community Edition dan Apache 2 Licensed yang bisa kita gunakan secara gratis. Banyak fitur yang dimiliki oleh  IntelliJ IDEA seperti Intelligent Code Editor yang dapat membantu kita menuliskan kode dengan cepat karena mendukung code completion dan banyak lagi fitur lainya kalian bisa melihatnya di web resminya silahkan konjungi saja https://www.jetbrains.com/idea/features/.

 Berhubung dalam web ini terdapat seri mempelajari kotlin sebuah IDE seperti IntelliJ IDEA pastinya sangat di butuhkan. Untuk menginstalnya ikuti panduan berikut ini:

Sebelum menginstal IntelliJ IDEA pastikan kalian memiliki spesifikasi seperti ini:


Windows:

Microsoft Windows 10/8/7/Vista/2003/XP (incl.64-bit)

2 GB RAM minimum, 4 GB RAM direkomendasikan

1.5 GB ruang kosong pada penyimpanan

1024x768 minimal resolusi layar


Linux:

macOS 10.8.3 atau lebih tinggi

2 GB RAM minimum, 4 GB RAM direkomendasikan

1.5 GB ruang kosong pada penyimpanan

1024x768 minimal resolusi layar


MacOS:

macOS 10.8.3 atau lebih tinggi

2 GB RAM minimum, 4 GB RAM direkomendasikan

1.5 GB ruang kosong pada penyimpanan

1024x768 minimal resolusi layar


Jika spesifikasi laptop atau komputer kalian sudah sesuai dengan kriteria di atas silahkan ikuti cara menginstal IntelliJ IDEA sesuai dengan sistem operasi masing masing. Pertama kalian unduh dulu IntelliJ IDEA versi komunitas di https://www.jetbrains.com/idea/download/ selanjutnya ikuti langkah langkah berikut:


Cara Menginstal IntelliJ IDEA di Windows dan MacOS

Jika kalain sudah mendownload IntelliJ IDEA  silahkan langsung saja jalankan berkasnya seperti menginstal aplikasi seperti biasanya. biasanya nama berkasnya idealC-2019.3.1.exe (Windows) atau idealC-2019.3.1.dmg (macOS).


Cara Menginstal IntelliJ IDEA di OS LInux

Sedikit berbeda dengan Windows dan MacOS untuk menginstal IntelliJ IDEA di linux kalian harus mengekstrak file unduhan nya silahkan ikuti langkah langkah berikut:

Jalankan perintah berikut pada terminal

tar xvf ideaIC-2019.3.1.tar.gz

Lanjut, masuk ke dalam folder bin dengan menggunakan perintah:

cd idea-IC-193.5662.53/bin/

Terakhir, jalankan shell script idea.sh dengan menggunakan perintah.

Ikuti instruksi pada jendela yang tampil untuk menyelesaikan proses instalasi.

./idea.sh




Minggu, 23 Agustus 2020

Menginstal Gradle di Sistem Operasi Windows Linux dan Mac

Menginstal Gradle di Sistem Operasi Windows Linux dan Mac


Gradle merupakan sebuah build-tool yang sering di gunakan untuk membantu mengembangkan aplikasi android, web , dekstop, bot dll. build tool disini artinya melakukan compile dan packaging contohnya mengcompile bahasa pemrograman java dan kotlin. Lalu bagaimana cara mengintaslnya?, nah untuk menginstal gradle mudah saja, namun dalam sistem operasi kalian harus terinstal dulu OpenJDK, untuk menginstal OpenJDK sudah saya berikan tutorialnya di artikel sebelumnya. Berikut panduan instalasi Gradle.

Terdapat dua cara untuk menginstal Gradle bisa manual dan juga menggunakan bantuan SDKMAN untuk menginstal secara manual ikuti cara berikut ini:

  1. Download terlebih dahulu distribusi gradle di web resminya https://gradle.org/releases/ lalu pilih binary-only atau complate.

  2. Setelah di download silahkan ekstrak file tadi di folder yang mudah di jangkau, untuk memudahkan ketika proses Konfigurasi Environment Variable

Menginstal Gradle Menggunakan SDKMAN

Proses instalasi via SDKMAN hanya bisa digunakan di OS Linux dan Mac saja. Dengan bantuan tools ini kita nantinya tidak perlu lagi repot melakukan proses konfigurasi Environment Variable. Berikut langkah langkah instalasi gradle menggunakan SDKMAN:

  1. Buka terminal kemudian jalankan perintah berikut:
    sdk install gradle
  2. Tunggu sampai instalasinya selesai dan untuk mengechek versina silahkan gunakan perintah gradle - v.

Konfigurasi Environment Variable Di Windows

Untuk melakukan konfigurasi Environment Variable pada windows sebenarnya sama saja seperti konfigurasi Environment Variable openjdk pada artikel sebelumnya. Buka pengaturan Environment Variables. Pada kolom System Variables pilih variable path kemudian klik Edit. Setelah jendela baru terbuka, Klik tombol New kemudian tambahkan lokasi berkas distribusi Gradle seperti berikut:

Selanjutnya klik OK, selamat proses instalasi gradle berhasil.

Jumat, 21 Agustus 2020

Instalasi OpenJDK di Sistem Operasi Windows Linux dan Mac

Instalasi OpenJDK di Sistem Operasi Windows Linux dan Mac


OpenJDK adalah implementasi opensource dari platform java. Untuk menginstalnya ada beberapa cara yang nanti akan di jelaskan di bawh artikel ini. OpenJDK bisa berjalan di semua sistem operasi baik windows, mac maupun linux. Berikut panduan untuk menginstal OpenJDK:

Menginstal OpenJDK di Linux dan Mac

Terdapat tiga cara untuk menginstal OpenJDK di sistem operasi linux dan mac. Kita bisa langsung melakukanya secara manual, melalui Personal Package Archive (PPA) dan SKMAN. Namun kali ini saya hanya akan mencontohkan install openjdk melalui sdkman saja.

SDKMAN adalah sebuah alat untuk mengatur sdk secara pararel. Untuk menggunakan tools ini kita harus menginstalnya terlebih dahulu berikut cara instalisasi sdkman:

  1. Instal terlebih dahulu Curl, gunakan perintah di terminal seperti berikut:
    sudo apt install curl
  2. Setelah itu, jalankan perintah berikut untuk instalasi SDKMAN:
    curl -s "https://get.sdkman.io" | bash
  3. Kemudian, jalankan perintah berikut:
    source "$HOME/.sdkman/bin/sdkman-init.sh"
  4. Untuk memastikan SDKMAN berhasil diinstal, gunakan perintah berikut:
    sdk version

Setelah terinstal SDKMAN di dalam komputer sekarang tinggal install OpenJDK carany cukup simpel tinggal gunakan perintah berikut:

sdk install java 13.0.1-open

Kemudian tunggu sampai proses instalisasi selesai dan untuk melihat versi jdk kita bisa menggunakan perintah berikut:

sdk list java


Menginstal OpenJDK di Windows

Untuk proses instalilasi openjdk di windows kalian harus mendownload binary openjdk untuk sistem operasi windows terlebih dahulu bisa di download di http://jdk.java.net/archive/ . Setelah di download silahkan ekstrak berkasnya ke dalam folder C:\Program Files (x86)\Java. Jika tidak ada folder Java, tambahkanlah secara manual. Selanjutnya, Anda juga perlu mengatur lokasi folder OpenJDK pada Environment Variable. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Control Panel kemudian masukkan system variable pada kolom pencarian.
  2. Pilih Edit the system environment variables pada hasil pencarian.
  3. Pada jendela yang tampil, klik tombol Environment Variables yang berada di bawah.
  4. Fokus pada bagian User variables, klik tombol New.
  5. Setelah terbuka, masukkan JAVA_HOME pada kolom variable name dan lokasi folder Java pada variable value. 
  6. Setelah itu, klik OK.
  7. Masih pada jendela Environment Variables, pilih variable path yang berada pada bagian System Variable kemudian klik Edit.
  8. Setelah jendela baru terbuka, klik tombol New dan masukkan %JAVA_HOME%\bin lalu klik OK. 
  9. Klik OK pada jendela Environment Variables.
  10. Buka Command Prompt kemudian jalankan perintah echo %JAVA_HOME%. Pastikan yang tampil adalah lokasi folder Java yang sudah kita atur seperti berikut: 
Untuk memastikan apakah instalasi sudah berhasil, jalankan perintah java --version pada Command Prompt

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done