hapidzfadli: Dart
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Dart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dart. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Oktober 2020

Tutorial Dart #6 Booleans

Tutorial Dart #6 Booleans

Setelah angka dan teks, ada satu tipe data utama lagi yang penting untuk dipelajari, yaitu boolean. Nama boolean ini diambil dari nama seorang matematikawan asal Inggris yang bernama George Boole. Beliau dikenal karena penciptaan aljabar boolean, yakni cabang aljabar di mana nilai variabel selalu benar atau salah.

Boolean pada Dart dideklarasikan dengan kata kunci bool. Sesuai dengan penjelasan di atas, variabel boolean hanya bisa menyimpan dua nilai, yaitu true dan false.

bool alwaysTrue = true;
var alwaysFalse = false;
var notTrue = !true;
bool notFalse = !false;

Tanda ! di atas disebut dengan operator “not” atau “bang”. Operator ini berfungsi untuk menegasikan nilai boolean, sederhananya membalik nilai boolean. Misalnya !true sama saja bernilai false.

Kita akan banyak menggunakan boolean dalam pengembangan aplikasi untuk operasi perbandingan dan juga pengondisian aplikasi.

if(true) {
print("It's true");
} else {
print("It's False");
}
Tutorial Dart #5 String

Tutorial Dart #5 String

Kita telah banyak menggunakan String pada materi-materi sebelumnya dan seperti kita tahu, String digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk teks. String pada Dart dapat didefinisikan dengan menggunakan tanda petik satu maupun petik dua.

String singleQuote = 'Ini adalah String';
String doubleQuote = "Ini juga String";

Anda dapat menggunakan tanda petik secara bergantian, khususnya jika Anda memiliki teks yang mengandung tanda petik.

print('"What do you think of Dart?" he asked');

Lalu bagaimana jika teks kita memiliki kedua tanda petik ini?

print('"I think it's great!" I answered confidently');

Tentunya kode di atas akan menghasilkan eror. Solusinya, gunakanlah backslash (\) untuk mengurangi ambiguitas dalam tanda petik. Mekanisme ini juga dikenal dengan nama escape string. Sehingga kode di atas akan menjadi seperti berikut:

print('"I think it\'s great!" I answered confidently');

Backslash sebelum tanda petik ini akan mengatakan kepada Dart bahwa itu hanyalah tanda petik dan tidak boleh ditafsirkan sebagai pembatas string. Selain tanda petik, backslash juga berguna untuk mengabaikan simbol lain yang menimbulkan ambigu di dalam string, contohnya seperti backslash itu sendiri.

print("Windows path: C:\\Program Files\\Dart");

Fitur lain dari String adalah String interpolation di mana kita bisa memasukkan nilai dari variabel atau expression ke dalam string. Interpolation ini bisa kita terapkan dengan simbol $.

var name = 'Messi';
print('Hello $name, nice to meet you.');
print('1 + 1 = ${1 + 1}');

Jika Anda perlu menampilkan harga dalam dollar, maka apa yang akan Anda lakukan? Yup, backslash akan memberitahu Dart mana tanda $ sebagai interpolation atau sebagai mata uang. Selain itu Anda juga menggunakan cara seperti berikut:

print(r'Dia baru saja membeli komputer seharga $1,000.00');

Huruf ‘r’ sebelum String akan memberitahu Dart untuk menganggap String sebagai raw, yang berarti akan mengabaikan interpolation.

Selain itu, kita juga bisa menambahkan sebuah Unicode ke dalam String. Pada Dart Unicode ini dikenal dengan runes. Unicode mendefinisikan nilai numerik unik untuk setiap huruf, angka, dan simbol yang digunakan dalam semua sistem penulisan dunia. Cara umum untuk mengekspresikan unicode adalah \uXXXX, di mana XXXX adalah nilai heksadesimal 4 digit. Misalnya karakter hati (♥) adalah \u2665.

print('Hi \u2665');

/*
output :
Hi ♥
*/
Tutorial Dart #4 Numbers

Tutorial Dart #4 Numbers

Tipe data number adalah tipe data yang berisi bilangan, dalam bahasa dart tipe data number bisa disimpan dalam dua jenis yaitu int dan double.

 Integers adalah nilai bilangan bulat yang tidak lebih besar dari 64 bit tergantung platform yang digunakan. Untuk Dart VM variabel integer dapat menyimpan nilai mulai dari -2^63 hingga 2^63 - 1, sementara jika dikompilasi ke JavaScript integer memiliki nilai dari -2^53 sampai 2^53 - 1.

Integer atau bilangan bulat adalah bilangan yang tidak memiliki titik desimal. Contohnya seperti berikut:

var number = 2020;
var hex = 0xDEADBEEF;

Sedangkan double adalah tipe data yang berisi bilangan desimal (bilangan yang memiliki angka di belakang koma). Double memiliki ukuran sebesar 64bit. Di bawah ini contoh tipe data double:

var decimal = 1.2;
var pi = 3.14;

Sejak versi Dart 2.1, kita bisa menuliskan tipe data double tanpa menuliskan angka di belakang koma secara literal. Sebelum versi tersebut, kita harus menuliskan bilangan desimal secara literal.

double withoutDecimal = 7; // Sama dengan double withoutDecimal = 7.0

Int dan double adalah subtipe dari tipe data num. Ketiga tipe data ini dapat kita gunakan untuk melakukan perhitungan dasar seperti penjumlahan, perkalian, hingga menggunakan fungsi seperti abs(), ceil(), floor(), dan banyak fungsi lainnya. Jika Anda membutuhkan operasi perhitungan namun tidak tersedia pada tiga tipe data ini maka Anda bisa memanfaatkan library dart:math. Pada materi sebelumnya kita memiliki kebutuhan untuk mengonversi tipe String menjadi int. Konversi tipe data ini adalah hal yang penting dan kita akan banyak membutuhkannya. Selain konversi String menjadi int, kita juga bisa melakukan konversi double menjadi String atau sebaliknya.

// String -> int
var eleven = int.parse('11');

// String -> double
var elevenPointTwo = double.parse('11.2');

// int -> String
var elevenAsString = 11.toString();

// double -> String
var piAsString = 3.14159.toStringAsFixed(2); // String piAsString = '3.14'



Jumat, 23 Oktober 2020

Tutorial Dart #3 Tipe Data

Tutorial Dart #3 Tipe Data



Pada tutorial sebelumnya kita telah mempelajari tentang variabel yang dapat menyimpan value. Kita telah membuat contoh dengan dua tipe yaitu teks dan angka. Dart mempunyai banyak tipe data yang dapat mewakili jenis data yang dapat di gunakan. Dengan adanya tipe data dalam dart komputer dapat menhindari bug. Misalnya seperti perkalian alpabet atau mengubah angka menjadi kapital.

Dart mendukung type inference. Jadi ketika anda mendeklarasikan variabel dengan var. Dart akan otomatis menentukan tipe datanya.

var greetings = 'Hello Dart!';  // String
var myAge = 20; // integers

Dalam contoh varibel di atas variabel greetings memiliki nilai string atau teks dan variabel myAge memiliki nilai angka atau integer. Dalam contoh tersebut kita tidak mendeklarasikan variabel secara explisit, karena dart mendukung type inference jadi komputer langsung bisa mengetahui tipe data dari variabel tersebut.

Namun jika anda ingin mendeklarasikan secara explisit untuk menghindari kebingungan dan memudahkan proses debugging, anda bisa melakukanya seperti pada contoh kode berikut:

String greetings = 'Hello Dart!';
int myAge = 20;

Beberapa tipe data yang di dukung dart antara lain.

# Tipe             Deskripsi Contoh
1 int Integer (bilangan bulat) 5, -7, 0
2 String Teks yang terdiri dari 0 atau beberapa karakter ‘hapidzfadli’, ‘Y’, ‘’
3 double Bilangan desimal 3.14, 18.0, -12.12
4 num Bilangan bulat dan bilangan desimal 5, 3.14, -99.00
5 bool Boolean true, false
6 dynamic Tipe apa pun
7 List Daftar nilai [1, 2, 3], [‘a’, ‘b’, ‘c’]
8 Map Pasangan key-value {“x”: 4, “y”: 10}

Karena Dart mendukung type inference, ketika kita mendeklarasikan variabel tanpa melakukan inisialisasi. variabel akan memiliki tipe dynamic. Karena variabel bertipe dynamic jadi kita bisa mengubahnya kedalam tipe apapun.

var x;  // dynamic
x = 7;
x = 'Dart is great';
print(x);

Kode di atas akan menampilkan 'Dart is great' tanpa ada masalah. Berbeda jika kita mendeklarasikan variabel secara langsung konsol akan menampilkan pesan error.

var x = 7;  // int
x = 'Dart is great'; // Kesalahan assignment
print(x);

Menerima input penerima

Untuk membuat aplikasi lebih interaktid dengan pengguna kita dapat menerima data dari input pengguna yang nantinya akan di proses dan di tampilkan ke layar. Untuk menggunakan fungsi ini kita harus menggunakan statement stdin.readLineSync() dari library dart:io sehingga sebelum menggunakan statement ini kita harus mengimport library itu terlebih dahulu.

import 'dart:io';

Kita akan membuat aplikasi interaktif dengan pengguna yang menerima input nama dan usia lalu menampilkanya ke dalam konsol. berikut kodenya:

import 'dart:io';

void main() {
stdout.write('Nama Anda : ');
String name = stdin.readLineSync();
stdout.write('Usia Anda : ');
int age = int.parse(stdin.readLineSync());
print('Halo $name, usia Anda $age tahun');
}

Statement stdout.write() memiliki fungsi sama dengan print yaituuntuk menampilkan suatu objek ke konsol. Yang membedakan adalah print() akan mencetak baris baru setelah menampilkan sesuatu sehingga selanjutnya Anda perlu memasukkan input pada baris baru. Sementara stdout.write() hanya menampilkan objeknya saja dan ketika ada input atau output baru lagi masih akan ditampilkan di baris yang sama.

Kode baru lain adalah int.parse(). Kita menggunakan kode ini untuk mengkonversi tipe data String menjadi int. Input yang diambil dari stdin.readLineSync() akan memiliki tipe data berupa String. Sehingga ketika ingin menyimpan dan mengoperasikan input dalam tipe data lain kita perlu melakukan konversi terlebih dahulu.


Kamis, 22 Oktober 2020

Tutorial Dart #2 Variables

Tutorial Dart #2 Variables



Untuk mempermudah kita ketika membuat suatu program, kita membutuhkan veriabel untuk menampung data yang akan kita panggil nantinya. Misalkan jika kita ingin menampilkan teks berupa string ke dalam konsol kita tampung dulu string tersebut ke dalam variabel. Sebuah variabel akan di simpan dalam memori komputer dan dapat kita panggil. Setiap variabel mempunyai nama kita membuat nama untuk variabel apa saja tapi saya rekomendasikan untuk membuat nama variabel sesuai dengan maksud dari isi yang di tampung dalam variabel tersebut.

Dalam bahasa pemrogramman Dart kita bisa mendefinisikan variabel dengan kata kunci var.
var greetings = 'Hello Dart!';

Perhatikan kode di atas, kata kunci var di tulis dahulu kemudian di ikuti nama variabel yang bernama greetings, selanjutnya ada assignment operator (=) untuk memasukan nilai. Dan nilai yang di masukan kedalam variabel yaitu " Hello Dart".

Berikut contoh kode menampilkan Hello Dart dalam fungsi main menggunakan variabel.
void main() {
var greetings = 'Hello Dart!';
print(greetings);
}

Dalam kode di atas kita menampilkan teks berupa string. Terus apakah bisa kita menampilkan angka atau integer ke dalam konsol? ya tentu saja bisa kita tinggal mendefinisikan seperti kode di atas namun isi dari variabel tersebut di ganti dengan angka.
var myAge = 20;
print(myAge);

Selain itu kita juga bisa menginisialisasi variabel setelah menunggu beberapa operasi selesai. Proses seperti ini biasanya di sebut deklarasi variabel dimana proses ini akan menyimpan nama dan ruang di dalam memori tanpa memberikan nilai. 




var myAge;
myAge = 20;
print(myAge);

Tutorial Dart #1 Comments

Tutorial Dart #1 Comments



Sebuah komentar dalam pemrograman biasa di gunakan para programmer untuk menjelaskan kode atau mendokumentasikan kode yang di buat. Commment akan di abaikan ketika proses kompilasi, sehingga tidak mempengaruhi alur program yang di buat.

Terdapat tiga jenis comment dalam Dart yaitu single-line-comment, multi-line-comment dan documentation comment.

Single-line-comment merupakan komentar satu baris yang di awali dengan tanda // dan berakhir pada baris tersebut

// Single line comment

Selanjutnya ada multi-line-comment yang di gunakan untuk menulis beberapa baris komentar. Komentar ini di awali /* dan di akhiri dengan */.

/*

multi

line

comment

*/

Kemudian terakhir adalah documentation commment diman komentar ini biasa di gunakan untuk single-line-comment dan multi-line-comment yang di diawali /// atau /**.

Komentar ini akan mengabaikan seluruh teks kecuali yang terdapat dalam kurung siku([]). Berikut contohnya:

import 'package:Belajar_Dart/Belajar_Dart.dart' as Belajar_Dart;

/// Fungsi [main] akan menampilkan 2 output
/// Output pertama menampilkan teks dan output kedua menampilkan hasil perkalian pada library [Belajar_Dart]
void main(List arguments) {
// Mencetak Hello Dart! Dart is great. pada konsol
print('Hello Dart! Dart is great.');
// Testing documentation comment with [].
print('6 * 7 = ${Belajar_Dart.calculate()}');
}


/*
output:
Hello Dart! Dart is great.
6 * 7 = 42
*/

Menulis komentar dalam proses pemrograman merupakan hal yang baik, karena program yang bagus memiliki banyak komentar di dalam nya sementara kode yang buruk memiliki sedikit komentar di dalamnya.

Sabtu, 17 Oktober 2020

Karakteristik Bahasa Pemrograman Dart

Karakteristik Bahasa Pemrograman Dart



Dart merupakan bahasa pemrograman yang nyaman dan mudah di pelajari baik untuk programer expert maupun pemula. Bahasa Dart memiliki fitur modern serta lengkap. Dart memiliki kemiripan dengan bahasa pemrograman yang sudah terlebih dahulu ada seperti Java, C#, Javascript, Swift dan Kotlin. Jadi buat anda yang tadinya merupakan programer yang sering menggunakan bahasa seperti tadi tidak akan kesulitan untuk mencoba dan mempelajari bahasa dart.

Berikut contoh kode pemrograman bahasa dart:

main() {
var name = 'hapidzfadli';
String language = 'Dart';
print('Hello $name. Welcome to $language!');
}

Bagi anda yang tadinya developer javascript ataupun kotlin pastinya sudah bisa menembak bahwa kode di atas di tujukan untuk menampilkan string dengan tulisan “Hello hapidzfadli. Welcome to Dart!” pada konsol.

Dart memiliki karakteristik sebagai berikutt:

  • Statically typed, sebagai bahasa yang memiliki karakteristik statically typed. anda harus mendefinisikan variabel sebelum menggunakanya.
  • Type inference, tipe sangat membantu kita, karena kita tidak perlu repot repot mendefinisikan tipe data variabel secara eksplisit. Dengan adanya type inference dart mendeteksi secara otomatis suatu variabel yang di inisialisasi.
  • String expressions
  • Multi-paradigm: OOP & Functional, dart memiliki dua paradigma pemrograman yaitu OOP dan functional. Dengan adanya dua paradigma ini dapat membantu kita ketika menulis bhasa pemrograman


Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done