Review Buku : Perempuan Bayangan (Netty Virgiantini) - hapidzfadli
News Update
Loading...

Kamis, 04 Februari 2021

Review Buku : Perempuan Bayangan (Netty Virgiantini)

Review Buku : Perempuan Bayangan
Judul : Perempuan Bayangan
Penulis : Netty Virgiantini
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 216

"Iya. Aku takut, Mas. Mungkin karena ini pengalaman pertama. Tapi aku tadi sudah minum Antimo, biar cepet tidur." -Ningrum

🤭😂

~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ningrum, perempuan mungil yang periang, ceplas-ceplos dan terpenting dia sangat suka lagi dangdut koplo. Lagu yang membuatnya bernyanyi ala kadar sambil bergoyang. Tapi siapa sangka, di balik sosoknya yang selalu ceria itu tersimpan rapat luka karena putus cinta serta kegagalan menuju jenjang pernikahan sebab kondisi dirinya setelah operasi sejak zaman SMA dulu, yang membuatnya tak bisa memberikan keturunan untuk suaminya kelak.

🏵️

Ditinggal oleh istri dan calon bayi yang dicinta untuk selamanya bukanlah sebuah hal yang mudah bagi Satria untuk kembali bangkit. Meskipun kesedihan selalu menggerayangi hari-harinya, masih dengan rapi menyimpan setiap kenangan sang istri dalam sudut rumah. Dengan setia memasang foto pengantin mereka yang penuh rona bahagia sampai menetes tangis di pelupuk mata kala memandangnya.

🏵️

Dua orang yang sama-sama menelan pahitnya cinta dalam kehidupan, yang satu kandas karena penolakan secara frontal dan satunya terpisah oleh maut yang membekas dalam ingatan. Dipertemukan dengan sebuah cara 'perjodohan' memaksa dari seorang sahabat dan sepupu yang sangat peduli dan menyayangi keduanya.

🏵️


Padmi, sepupu Satria yang amat perhatian sekaligus sahabat karib Ningrum yang sangat-sangat tahu luar dalam Ningrum. Tak gentar menjadi mak comblang bagi kedua orang terkasihnya lantaran merasa nelangsa atas percintaan keduanya.

🏵️

Di sini karakter Padmi dan Ningrum memberi sentuhan humor dari setiap interaksi mereka. Dua sahabat lama yang ngobrolnya ngalor ngidul tapi saling perhatian. Setiap scene keduanya selalu dijabarkan dengan apik dan menarik. Sampai-sampai aku pun tak bisa menahan tawa saat membayangkan itu.

🏵️

Cerita yang diangkat pun memikatku😍Latar kehidupan yang dituliskan juga tak muluk-muluk namun tetap enak dinikmati.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done