Alasan Banyak Orang Gagal Dalam Investasi - hapidzfadli.id
News Update
Loading...

Sabtu, 08 Februari 2020

Alasan Banyak Orang Gagal Dalam Investasi

Banyak orang tergiur dengan penghasilan besar dari aktivitas investasi. Dalam pengaplikasiannya, investasi memang memiliki kemiripan dengan menabung. Namun dengan berinvestasi, uang yang diinvestasikan akan mengalami peningkatan dalam hal jumlahnya. Bagi sebagian orang, investasi merupakan hal yang wajib dilakukan untuk mempersiapkan masa mendatang. Dengan menyisihkan beberapa persen dari total kekayaan untuk investasi, kehidupan kedepannya dipastikan akan lebih mudah.


Berinvestasi bukan tanpa resiko, justru resiko dalam berinvestasi lebih besar dibanding menabung. Banyak hal yang membuat seseorang mengalami kegagalan ketika berinvestasi. Untuk itu, akan lebih baik jika ingin melakukan investasi, harus mengerti betul mengenai seluk-beluk investasi. Ini berguna agar tidak salah mengambil keputusan nantinya.

Penyebab Orang Gagal Dalam Berinvestasi


Tidak Tenang Dalam Mengambil Keputusan

Ada dua tipe orang ketika berinvestasi, ragu-ragu dan berani. Seorang investor yang memiliki sifat ragu-ragu lebih baik untuk memilih investasi reksa dana. Jenis investasi ini dinilai memiliki resiko yang lebih rendah. Namun jika berani, coba untuk berinvestasi saham karena hasil yang akan diperoleh akan jauh lebih besar. Untuk itu, seorang investor harus tenang ketika memutuskan akan berinvestasi dimana. Kebiasaan terburu-buru kerap menjadi penyebab kebanyakan orang gagal dalam berinvestasi. 


Salah Dalam Penggunaan Dana

Investasi bukanlah aktivitas yang hanya untuk coba-coba. Butuh keseriusan dan persiapan yang matang sebelum melakukan investasi. Salah satunya untuk urusan permodalahan yang menjadi faktor utama dalam berinvestasi. Tanpa adanya modal, investasi akan sulit untuk dijalankan. Hindari untuk menggunakan seluruh aset yang dimiliki karena akan berakibat fatal ketika terjadi kegagalan. Gunakan dana bebas atau maksimal 20 persen dari total kekayaan yang dimiliki. 


Asal Memilih Tempat Investasi

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, lebih baik untuk mencari tau berbagai hal mengenai layanan investasi yang akan digunakan. Sering tergiur dengan profit yang akan di dapat ketika ditawari untuk berinvestasi harus dikendalikan. Jangan sampai menerima tawaran tanpa mengetahui informasi yang jelas perihal perusahaan yang menerima investasi. Pastikan perusahaan terkait sudah terdaftar ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga keuangan yang diinvestasikan akan lebih aman kedepannya.


Berinvestasi Di Satu Tempat

Kesalahan ini umumnya dilakukan oleh investor pemula yang kurang memahahi strategi. Dengan berinvestasi di satu tempat akan membuat resiko kegagalan menjadi lebih besar. Jika perusahaan terkait bangkrut atau mengalami masalah, maka para investor akan mengalami kerugian. Berbeda halnya jika berinvestasi pada beberapa instrumen investasi. Bisa dipastikan dana yang diinvestasikan akan jauh lebih aman karena ketika satu perusahaan bermasalah, masih ada perusahaan lain yang diinvestasikan.


Selalu Khawatir Ketika Menentukan Sesuatu

Diperlukan ketenangan dalam berinvestasi agar dana yang dialokasikan tetap aman. Ketenangan inilah yang nantinya akan membantu untuk meraih keuntungan berlipat. Jika rasa khawatir selalu muncul, disarankan untuk tidak berinvestasi. Karena kekhawatiran inilah yang bisa menimbulkan kesalahan dalam menentukan sesuatu. Sebuah peluang yang harusnya bisa diraih dengan mengambil keputusan lebih cepat, justru gagal karena terlalu lama berfikir.
Tidak Fokus

Memiliki banyak pekerjaan memang menandakan seseorang memiliki etos kerja yang tinggi. Namun hal itu bisa meyebabkan tidak fokus dalam berinvestasi. Khususnya investasi saham yang memang harus mendapatkan perhatian penuh. Ketika hendak mengambl keputusan, lebih baik untuk meninggalkan beberapa pekerjaan yang sedang dikerjakan. Sehingga bisa lebih fokus terhadap keputusan dalam berinvestasi yang akan diambil.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done